TEGASONG - Bushido by Yohei Onishi is a powerful and heroic rock anthem embodying the spirit of Bushido. With intense vocals and dramatic orchestration, the song explores themes of sacrifice, eternal struggle, and unwavering resolve in the face of endless sorrow and duty.
Kanji Lyrics
Λ[ラムダ]を彷徨う 命に似せた
永遠に尽きぬ時
幾億も繰り返された
人々の悲しみ
護れないまま立ち尽くした
それでも尚抗った
何度でも 何度でも
朽ちぬ身を盾に
束の間の平和を
覚束ない笑顔で
愛しむ
いつの日か
時を越えてまた君と出会う
哀知りて愛を知る定めを抱いて
刻み込むは生きた証
孤独 それはいつも傍に
ただひたすらに腕[かいな]を振るって
今に全てをかける
我 ここに在りと
涙 流れるまで
出会いと別れ 散り際に尚
笑えるのは何故?
零ゼロと壱に踏みにじられる
美しき行間
愛せていたか知りたかった
命という器を
悔やんでも 嘆いても
滲まない景色
変わり行く刹那を
変わらない姿で
眺めやる
揺れ動く
心模様こそ尊いもの
鈍色に輝ける
我 ここに在りと
宙そらに誇れるまで
いつの日か
時を越えてまた君と出会う
哀知りて愛を知る定めを抱いて
刻み込むは生きた証
孤独 それはいつも傍に
ただひたすらに腕[かいな]を振るって
今に全てをかける
我 ここに在りと
涙 流れるまで
Romaji Lyrics
Ramuda wo samayou inochi ni niseta
Eien ni tsukinu toki
Ikuoku mo kurikaesareta
Hitobito no kanashimi
Mamorenai mama tachitsukushita
Soredemo nao aragatta
Nando demo nando demo
Kuchinu mi wo tate ni
Tsukanoma no heiwa wo
Obotsukanai egao de
Itashimu
Itsu no hi ka
Toki wo koete mata kimi to deau
Ai shirite ai wo shiru sadame wo daite
Kizamikomu wa ikita akashi
Kodoku sore wa itsumo soba ni
Tada hitasura ni kaina wo furutte
Ima ni subete wo kakeru
Ware koko ni ari to
Namida nagareru made
Deai to wakare chirigiwa ni nao
Waraeru no wa naze?
Zero to ichi ni fuminijirareru
Utsukushiki gyoukan
Aiseteita ka shiritakatta
Inochi to iu utsuwa wo
Kuyandemo nagekitemo
Nijimanai keshiki
Kawariyuku setsuna wo
Kawaranai sugata de
Nagameyaru
Yureogoku
Kokoro moyou koso toutoi mono
Nibiiro ni kagayakeru
Ware koko ni ari to
Sora ni hokoreru made
Itsu no hi ka
Toki wo koete mata kimi to deau
Ai shirite ai wo shiru sadame wo daite
Kizamikomu wa ikita akashi
Kodoku sore wa itsumo soba ni
Tada hitasura ni kaina wo furutte
Ima ni subete wo kakeru
Ware koko ni ari to
Namida nagareru made
English Translation
Wandering through \Lambda [Lambda], resembling a life
Time that never runs out eternally
Repeated hundreds of millions of times—
The sadness of the people
I stood frozen, unable to protect them
Even so, I still resisted
Time and time again, over and over
Using my unrotting body as a shield
A fleeting peace
Cherished with
A precarious smile
Someday
Crossing through time, I will meet you again
Embracing the destiny of knowing sorrow and thus knowing love
What I carve into this world is the proof that I lived
Solitude, it is always by my side
Just earnestly swinging my arms
Betting absolutely everything on the present moment
Declaring, "I am right here"
Until the tears flow
Meetings and partings—even at the moment of scattering
Why is it that I can still smile?
Trampled down by zeros and ones
The beautiful space between the lines
I wanted to know if I was able to love
This vessel called life
No matter how much I regret or lament
The scenery does not blur
Gazing at the ever-changing split second
With a form
That never changes
The swaying
Patterns of the heart are the truly precious thing
Shining in a dark gray color
Declaring, "I am right here"
Until I can hold my head high to the sky
Someday
Crossing through time, I will meet you again
Embracing the destiny of knowing sorrow and thus knowing love
What I carve into this world is the proof that I lived
Solitude, it is always by my side
Just earnestly swinging my arms
Betting absolutely everything on the present moment
Declaring, "I am right here"
Until the tears flow
Indonesian Translation
Mengembara di dalam \Lambda [Lambda], menyerupai sebuah kehidupan
Waktu yang takkan pernah habis untuk selamanya
Telah berulang kali terjadi hingga ratusan juta kali—
Kesedihan dari orang-orang
Aku tertegun diam tanpa mampu melindungi mereka
Meski begitu, aku tetap melawan
Berkali-kali, tak peduli seberapa sering pun
Menjadikan tubuh yang takkan membusuk ini sebagai perisai
Kedamaian yang sesaat
Kusayangi dengan
Senyuman yang tampak rapuh
Suatu hari nanti
Melampaui waktu, aku akan bertemu denganmu lagi
Mendekap takdir untuk mengetahui kedukaan dan dengan begitu memahami cinta
Yang kuukir di dunia ini adalah bukti bahwa aku pernah hidup
Kesendirian, ia selalu ada di sisiku
Hanya terus mengayunkan lengan ini dengan segenap tenaga
Mempertaruhkan segalanya pada momen saat ini
Menyatakan bahwa "Aku ada di sini"
Hingga air mata ini mengalir
Pertemuan dan perpisahan—bahkan di saat-saat terakhir sebelum gugur
Mengapa aku masih bisa tersenyum?
Terinjak-injak oleh angka nol dan satu
Ruang kosong di antara baris yang indah
Aku ingin tahu apakah aku telah mampu mencintai
Wadah yang disebut sebagai kehidupan ini
Tak peduli seberapa besar rasa sesal atau ratapan yang kuucapkan
Pemandangan ini tidak akan pernah kabur
Memandangi kilasan waktu yang terus berubah
Dengan wujud tubuh
Yang takkan pernah berubah
Pola-pola hati
Yang terus bergoyang pasrah, itulah hal yang paling berharga
Bersinar dalam warna abu-abu yang kelam
Menyatakan bahwa "Aku ada di sini"
Hingga aku bisa membanggakannya kepada jagat raya
Suatu hari nanti
Melampaui waktu, aku akan bertemu denganmu lagi
Mendekap takdir untuk mengetahui kedukaan dan dengan begitu memahami cinta
Yang kuukir di dunia ini adalah bukti bahwa aku pernah hidup
Kesendirian, ia selalu ada di sisiku
Hanya terus mengayunkan lengan ini dengan segenap tenaga
Mempertaruhkan segalanya pada momen saat ini
Menyatakan bahwa "Aku ada di sini"
Hingga air mata ini mengalir
